Definisi Dan Pengertian Enkripsi

Sunday, February 12, 2017

Definisi Dan Pengertian Enkripsi

Enkripsi adalah proses konversi data atau "encrypted" Sehingga bentuk file/data tidak dikenali. Hal ini umumnya digunakan untuk melindungi informasi penting sehingga hanya pihak berwenang yang dapat melihatnya. Termasuk file dan perangkat penyimpanan, serta data yang ditransfer melalui jaringan nirkabel dan Internet.

Anda dapat mengenkripsi file, folder, atau seluruh volume perangkat penyimpanan menggunakan software utilitas enkripsi file  seperti GnuPG atau AxCrypt. Beberapa program kompresi file seperti Stuffit Deluxe dan 7-Zip juga dapat mengenkripsi file. Bahkan secara umum program seperti Adobe Acrobat dan Intuit TurboTax memungkinkan Anda untuk menyimpan file yang dilindungi dengan kata sandi, yang tersimpan dalam format terenkripsi.

File yang telah dienkripsi akan muncul secara acak/tidak berbentuk kepada siapa saja yang mencoba untuk melihatnya. Untuk melihatnya harus di lakukan dekripsi. Beberapa file yang dienkripsi memerlukan password untuk membukanya, dan ada juga yang memerlukan sebuah private key/keyword, yang dapat digunakan untuk membuka file terkait dengan kunci yang digunakan saat enkripsi file/data.

Enkripsi juga digunakan untuk mengamankan data yang dikirim melalui jaringan nirkabel dan Internet. Sebagai contoh, banyak jaringan Wi-Fi menggunakan enkripsi WEP atau WPA. Anda harus memasukkan sandi atau username untuk terhubung ke jaringan Wi-Fi yang aman, setelah Anda terhubung, semua data yang dikirim antara perangkat dan wireless router akan dienkripsi.

Banyak situs web dan layanan online lainnya mengenkripsi pengiriman data menggunakan SSL. Situs web yang dimulai dengan "https://," misalnya, menggunakan HTTPS protokol, yang mengenkripsi semua data yang dikirim antara web server dan browser Anda. SFTP, yang merupakan versi aman dari FTP, mengenkripsi semua transfer data.

Ada banyak jenis algoritma enkripsi, tetapi beberapa yang paling umum ialah AES (Advanced Encryption Standard), DES (Data Encryption Standard), Blowfish, RSA dan DSA (Digital Signature Algorithm). Beberapa metode enkripsi tersebut sudah cukup untuk mengamankan data pribadi Anda, jika anda membutuhkan keamanan yang lebih kuat, gunakan algoritma enkripsi yang modern seperti enkripsi AES 256-bit.



Sunday, February 12, 2017

0 comments:

Post a Comment