Mengapa Lampu Belakang Mobil/Motor Berwarna Merah?

Friday, April 17, 2015

Pasti beberapa orang pernah atau sering bertanya - tanya, mengapa lampu belakang kendaraan bermotor berwarna merah? mengapa bukan warna yang lain,misal biru,hijau,orange,putih,dll?

Aturan Pemilihan warna lampu belakang kendaraan bermotor pertama kali mengacu pada Vienna Convention on Road Traffic (1949), sebuah konvensi tentang kendaraan di jalan raya. Aturan itu menyarankan warna merah pada lampu belakang demi keselamatan manusia, terutama saat mengemudi pada malam hari.

Pada dasarnya, mata normal manusia dapat menerima spektrum warna dengan panjang gelombang 400-700 nanometer (nm), tanpa merasa terganggu. Berdasarkan penelitian, warna merah memiliki gelombang paling panjang (630-760 nm) dibandingkan warna lain. Oleh karena itu, warna merah lebih mudah ditangkap oleh mata manusia. Warna putih tidak dipilih karena terlalu menyilaukan mata. Apalagi, mata manusia diketahui akan mengalami 'kebutaan sesaat' (sekitar 3 detik), saat diterpa cahaya yang menyilaukan. Hal ini, justru membahayakan pengendara di belakangnya sehingga warna putih tidak di pilih.

Di bawah ini perbandingan panjang gelombang beberapa warna:
- Ungu: 380-450 nm
- Biru: 450-495 nm
- Hijau: 495-570 nm
- Kuning: 570-590 nm
- Jingga: 590-620 nm
- Merah: 620-750 nm



Friday, April 17, 2015

1 comments:

  1. Owalah ternyata ini toh alasanya,saya baru tau hehe, mksh infony mba, sangat bermanfaat:)

    ReplyDelete